Api Lahap 5 Hektare Kebun Warga di Pattallassang, Babinsa dan Damkar Cegah Kobaran Merambat ke Permukiman

GOWA 03 Sep 2026 07:41 2 min read 33 views By Aril

Share berita ini

Api Lahap 5 Hektare Kebun Warga di Pattallassang, Babinsa dan Damkar Cegah Kobaran Merambat ke Permukiman
Kebakaran yang muncul di area lahan perkebunan warga di Dusun Balanpapa, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Rabu (2/9/2026), sempat mengancam permukiman warga lantaran lokasi lahan berbatasan langsung dengan kawasan perumahan.

GOWA, ZATERANEWS.COM — Kobaran api melahap sekitar lima hektare lahan perkebunan warga di Dusun Balanpapa, Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Rabu (2/9/2026).

 

Kebakaran yang muncul di area perkebunan tersebut sempat mengancam permukiman warga lantaran lokasi lahan berbatasan langsung dengan kawasan perumahan.

 

Api pertama kali diketahui warga sekitar pukul 11.30 WITA. Kepulan asap hitam pekat dari area kebun membuat warga segera melaporkan kejadian itu kepada Babinsa setempat, Serma Abdul Salam.

 

Menerima laporan tersebut, Serma Abdul Salam langsung berkoordinasi dengan aparat terkait dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk mempercepat penanganan sebelum api meluas.

 

Sekitar pukul 14.00 WITA, tim gabungan tiba di lokasi. Mereka terdiri dari personel TNI dan Polri, 10 petugas Damkar dengan dua unit armada pemadam, serta tujuh warga setempat.

 

Pemadaman dilakukan secara intensif hingga sekitar satu jam kemudian. Pada pukul 15.00 WITA, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam.

 

Respons cepat tersebut berhasil mencegah api merambat ke permukiman warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran.

 

Meski demikian, sekitar lima hektare perkebunan warga terlanjur terdampak. Sejumlah tanaman produktif ikut terbakar, di antaranya ubi, jagung, pisang, sukun, hingga pohon bambu.

 

Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kecepatan informasi dan koordinasi di lapangan menjadi faktor penting dalam menghadapi kebakaran lahan, terutama ketika titik api berada berdekatan dengan permukiman.

 

Kewaspadaan warga juga menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran serupa kembali terjadi, mengingat lahan perkebunan yang berbatasan dengan rumah penduduk memiliki risiko tinggi ketika api tidak segera ditangani. (*)

Zatera News