Babinsa dan Warga Cegah Api TPA Bajeng Merembet ke Permukiman

GOWA 05 Sep 2026 07:56 2 min read 32 views By Aril

Share berita ini

Babinsa dan Warga Cegah Api TPA Bajeng Merembet ke Permukiman
Respons cepat Babinsa bersama aparat dan warga berhasil mencegah api meluas ke permukiman penduduk akibat kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Dusun Sunggumanai, Desa Pa'bbentengang, Kecamatan Bajeng Jumat (4/9/2026).

GOWA, ZATERANEWS.COM — Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Dusun Sunggumanai, Desa Pa'bbentengang, Kecamatan Bajeng, nyaris mengancam kawasan sekitar. Beruntung, respons cepat Babinsa bersama aparat dan warga berhasil mencegah api meluas ke permukiman penduduk, Jumat (4/9/2026).

 

Asap tebal dan kobaran api pertama kali terlihat sekitar pukul 14.30 Wita dari area tumpukan sampah di lokasi TPA. Menyadari potensi bahaya yang dapat semakin membesar, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa setempat, Koptu Udin.

 

Menerima laporan itu, Babinsa bersama unsur kepolisian dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi. Dengan peralatan sederhana seperti ember dan ranting pohon, mereka berupaya menahan laju api sambil menunggu dukungan armada pemadam.

 

Upaya pemadaman kemudian diperkuat dengan satu unit mobil tangki dari Dinas Lingkungan Hidup. Kolaborasi antara aparat dan warga menjadi kunci dalam mengendalikan kobaran api yang terus membakar tumpukan sampah di area TPA.

 

Selama kurang lebih tiga jam, tim gabungan berjibaku di lapangan hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 17.30 Wita.

 

Akibat peristiwa tersebut, sekitar 50 are lahan yang berisi tumpukan sampah hangus terbakar. Meski demikian, langkah cepat yang dilakukan sejak awal berhasil mencegah kebakaran meluas ke kawasan yang lebih luas maupun mendekati permukiman warga.

 

Peristiwa ini kembali menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan aparat kewilayahan dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang meningkatkan risiko munculnya titik-titik api di berbagai wilayah Kabupaten Gowa. (*)

Zatera News