Bukan Sekadar Bangun Jalan, TMMD ke-130 Gowa Ditekankan Harus Jawab Kebutuhan Warga

GOWA 11 Sep 2026 13:15 4 min read 34 views By FZ

Share berita ini

Bukan Sekadar Bangun Jalan, TMMD ke-130 Gowa Ditekankan Harus Jawab Kebutuhan Warga
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri Paparan Kesiapan TMMD Ke-130 Tahun 2026 yang digelar Kodam XIV/Hasanuddin di Ruang Bina Yudha Makodam XIV/Hasanuddin, Kamis (10/9/2026).

GOWA, ZATERANEWS.COM — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun 2026 akan menyasar pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gowa. Salah satu sasaran yang disiapkan berada di Kecamatan Bontonompo berupa pembangunan jalan sepanjang 2,3 kilometer dengan dukungan anggaran sekitar Rp1,5 miliar.

 

Rencana tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Pemerintah Kabupaten Gowa bersama TNI dalam mempercepat pembangunan akses dasar yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

 

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri Paparan Kesiapan TMMD Ke-130 Tahun 2026 yang digelar Kodam XIV/Hasanuddin di Ruang Bina Yudha Makodam XIV/Hasanuddin, Kamis (10/9/2026).

 

 

Bontonompo Jadi Sasaran Pembangunan

 

Darmawangsyah mengatakan, pelaksanaan TMMD di Bontonompo diarahkan untuk menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat, khususnya akses jalan yang dapat menunjang mobilitas warga.

 

“Insyaallah TMMD akan dilaksanakan di Bontonompo dengan sasaran pembangunan jalan sepanjang 2,3 kilometer. Pemerintah Kabupaten Gowa menyiapkan dukungan anggaran sekitar Rp1,5 miliar melalui pola kerja sama dengan TNI,” kata Darmawangsyah.

 

Menurutnya, dukungan tersebut harus dikelola secara efektif agar anggaran yang tersedia mampu menghasilkan manfaat pembangunan yang lebih besar bagi masyarakat.

 

Tekankan Efisiensi Anggaran

 

Pemkab Gowa, kata Darmawangsyah, ingin kolaborasi dengan TNI tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi menghasilkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

 

“Kita ingin kerja sama ini berjalan maksimal dengan anggaran yang hemat, tetapi manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

 

Ia berharap pola kolaborasi tersebut dapat terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan akses jalan di berbagai wilayah Kabupaten Gowa.

 

“Harapannya, kolaborasi seperti ini terus dilanjutkan untuk memenuhi kebutuhan akses jalan di berbagai wilayah Kabupaten Gowa,” tambahnya.

 

Ukuran Keberhasilan Bukan Sekadar Fisik

 

Dalam paparan tersebut, TMMD juga ditekankan tidak boleh hanya dipandang sebagai program pembangunan fisik.

 

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, melalui sambutan yang dibacakan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIV/Hasanuddin Brigjen TNI Ayi Lesmana, menegaskan TMMD merupakan program lintas sektoral untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

TMMD juga diarahkan untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung kesiapan wilayah sebagai bagian dari sistem pertahanan.

 

“TMMD merupakan kegiatan lintas sektoral yang bertujuan membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” demikian disampaikan Brigjen Ayi Lesmana saat membacakan sambutan Pangdam.

 

Kebutuhan Warga Harus Jadi Prioritas

 

Pangdam meminta seluruh jajaran, khususnya para Komandan Kodim (Dandim), memastikan persiapan TMMD Ke-130 dilakukan secara matang dengan meningkatkan capaian dari pelaksanaan sebelumnya.

 

Namun, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari banyaknya pembangunan fisik yang dikerjakan.

 

Yang lebih penting, setiap sasaran harus benar-benar menjawab persoalan masyarakat di lokasi pelaksanaan.

 

“Berikan saran dan masukan dalam rencana program sesuai kebutuhan masyarakat. Ingat, yang menjadi perhatian utama adalah kebutuhan masyarakat setempat,” tegasnya.

 

Penekanan tersebut menempatkan kebutuhan warga sebagai dasar dalam menentukan sasaran TMMD. Dengan demikian, pembangunan yang dilakukan tidak berhenti pada capaian fisik, tetapi memiliki manfaat nyata dan berkelanjutan.

 

Buka Akses, Dorong Aktivitas Warga

 

Di Gowa, pembangunan jalan sepanjang 2,3 kilometer melalui TMMD diharapkan mampu memperbaiki konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah Bontonompo.

 

Akses jalan yang lebih baik juga diharapkan mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga serta membuka konektivitas antarwilayah yang selama ini masih membutuhkan penguatan infrastruktur.

 

Kolaborasi Pemkab Gowa dan TNI melalui TMMD Ke-130 pada akhirnya diharapkan bukan hanya menghasilkan jalan baru, tetapi menghadirkan akses yang benar-benar dibutuhkan masyarakat.

 

Dengan dukungan anggaran sekitar Rp1,5 miliar, efektivitas pembangunan dan manfaat yang diterima warga menjadi ukuran penting dari keberhasilan program tersebut.

 

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Dandim 1403 Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, Bupati Muna H. Bachrun Labuta, Ketua DPRD Kabupaten Muna, Dandim 1416 Muna Letkol Inf Salman Hasibu, serta perwakilan Dandim 1409 Gowa Letkol Arm Safari. (*)

Zatera News