Demam Piala Dunia Menjangkau Desa, Wabup Gowa: Sepak Bola Jadi Pemersatu Masyarakat

OLAH RAGA 15 Jul 2026 21:25 3 min read 109 views By FZ

Share berita ini

Demam Piala Dunia Menjangkau Desa, Wabup Gowa: Sepak Bola Jadi Pemersatu Masyarakat
Tingginya animo masyarakat terhadap gelaran Piala Dunia FIFA 2026 menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gowa. Selain menjadi tontonan olahraga, momentum empat tahunan tersebut dinilai menghadirkan ruang kebersamaan yang mampu mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

GOWA, ZATERANEWS.COM – Euforia Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya terasa di kota-kota besar. Di Kabupaten Gowa, antusiasme masyarakat disebut telah menjangkau hingga desa, dusun, dan wilayah pegunungan. Fenomena ini dinilai menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menyatukan berbagai lapisan masyarakat tanpa sekat.

 

Tingginya animo masyarakat terhadap gelaran Piala Dunia FIFA 2026 menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Gowa. Selain menjadi tontonan olahraga, momentum empat tahunan tersebut dinilai menghadirkan ruang kebersamaan yang mampu mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

 

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif Paraikatte TVRI Sulawesi Selatan bertema "Piala Dunia Untuk Semua", Rabu (15/7/2026).

 

Dalam dialog yang juga menghadirkan Dandim 1409/Gowa Letkol Inf. Gilang Nugraha Kresnadi dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gowa Muh. Sahir itu, Darmawangsyah mengapresiasi TVRI sebagai penyiar resmi Piala Dunia FIFA 2026 di Indonesia.

 

Menurutnya, siaran gratis melalui TVRI memungkinkan masyarakat dari berbagai kalangan menikmati seluruh pertandingan tanpa harus berlangganan layanan televisi berbayar.

 

"Saya melihat antusiasme masyarakat saat ini sangat besar. Demam Piala Dunia benar-benar terasa di Kabupaten Gowa. Siaran TVRI dapat menjangkau hingga desa, dusun, bahkan daerah pegunungan. Ini menjadi bukti bahwa seluruh masyarakat Gowa memiliki kesempatan yang sama untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia," ujarnya.

 

Darmawangsyah menilai tingginya partisipasi masyarakat juga didukung terbitnya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang mendorong pemerintah daerah memfasilitasi kegiatan nonton bareng (nobar) sebagai sarana hiburan sekaligus memperkuat kebersamaan warga.

 

Ia mengungkapkan, Pemkab Gowa sebelumnya telah menggelar nobar pertandingan Swiss melawan Argentina di Koperasi Merah Putih Kecamatan Pattallassang yang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

 

"Saat itu saya berkoordinasi dengan Pak Dandim untuk menggelar nobar di Koperasi Merah Putih Pattallassang. Antusiasme masyarakat sangat tinggi dan suasananya begitu meriah. Ini menunjukkan sepak bola mampu menjadi pemersatu masyarakat," ungkapnya.

 

Selain menjadi hiburan rakyat, kegiatan nobar juga dinilai membawa dampak ekonomi karena melibatkan pelaku usaha mikro dan pedagang lokal di sekitar lokasi kegiatan.

 

Sementara itu, Dandim 1409/Gowa Letkol Inf. Gilang Nugraha Kresnadi mengatakan pihaknya kembali membuka halaman Makodim 1409/Gowa sebagai pusat nobar yang dapat diakses masyarakat secara gratis.

 

Menurutnya, seluruh persiapan telah dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Gowa, termasuk pengamanan yang melibatkan Polresta Gowa dan Satpol PP.

 

"Kami ingin nobar ini menjadi ruang kebersamaan masyarakat. Selain aman dan nyaman, kegiatan ini juga menggerakkan UMKM lokal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," kata Gilang.

 

Untuk mendukung kenyamanan penonton, panitia menyediakan tenda berukuran besar, area duduk lesehan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Lokasi tersebut diperkirakan mampu menampung hingga 2.000 orang.

 

Di sisi lain, Kepala Dispora Gowa Muh. Sahir menilai tingginya kecintaan masyarakat terhadap sepak bola juga ditunjang oleh semakin baiknya infrastruktur olahraga yang dimiliki Kabupaten Gowa.

 

Menurutnya, Stadion Syech Yusuf Sungguminasa dan Stadion Kalegowa yang berstandar nasional kini menjadi daya tarik bagi berbagai tim untuk berlatih maupun menggelar pertandingan.

 

Bahkan, beberapa waktu lalu rombongan Pemerintah Kota Palu memanfaatkan Stadion Syech Yusuf untuk pertandingan persahabatan sekaligus melihat langsung kualitas fasilitas olahraga yang dimiliki Kabupaten Gowa.

 

Kehadiran sarana olahraga yang representatif tersebut, kata Muh. Sahir, tidak hanya mendukung pembinaan atlet tetapi juga membuka peluang tumbuhnya sektor ekonomi masyarakat melalui aktivitas olahraga dan event yang digelar di Kabupaten Gowa.

Zatera News