Karhutla 1,5 Hektar Terjadi di Manimbahoi, Aparat dan Warga Bertahan Hingga Sore Cegah Api Merambat ke Permukiman

GOWA 11 Sep 2026 08:35 2 min read 35 views By Aril

Share berita ini

Karhutla 1,5 Hektar Terjadi di Manimbahoi, Aparat dan Warga Bertahan Hingga Sore Cegah Api Merambat ke Permukiman
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 1,5 hektare terjadi di wilayah Tasa'la, Dusun Bawakaraeng, Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Kamis (10/9/2026). Berkat kerja sama aparat dan warga, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke kawasan permukiman.

GOWA, ZATERANEWS.COM — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 1,5 hektare terjadi di wilayah Tasa'la, Dusun Bawakaraeng, Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, Kamis (10/9/2026). Berkat kerja sama aparat dan warga, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke kawasan permukiman.

 

Kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar pada pukul 13.00 WITA. Informasi tersebut segera diteruskan kepada aparat setempat yang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.

 

Medan Terjal Jadi Tantangan Pemadaman

 

Babinsa bersama Danposramil Parigi, personel kepolisian, pemerintah desa, dan warga setempat langsung melakukan pemadaman menggunakan peralatan yang tersedia di lokasi.

 

Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Lokasi kebakaran berada di bantaran Sungai Jeneberang dengan kondisi tebing yang cukup curam, sehingga menyulitkan akses personel menuju titik api.

 

Selain itu, lahan yang terbakar didominasi rumpun bambu dan vegetasi kering yang membuat kobaran api cepat membesar dan menyebar.

 

Api Dijaga Agar Tidak Mendekati Permukiman

 

Selama proses penanganan, aparat dan warga terus berjaga untuk memastikan api tidak bergerak ke arah permukiman yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kebakaran.

 

Kondisi cuaca yang panas disertai angin kencang menjadi tantangan tambahan karena berpotensi mempercepat penyebaran api ke area lain.

 

Personel yang terlibat dalam penanganan terdiri dari anggota Koramil 1409-04/Tinggimoncong yang dipimpin Danpos Parigi Peltu Asif Natsir, personel Pos Parigi, pemerintah Desa Manimbahoi, serta puluhan warga yang ikut membantu proses pemadaman.

 

Hampir Lima Jam Penanganan, Api Akhirnya Padam

 

Setelah upaya pemadaman berlangsung selama hampir lima jam, api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.30 WITA.

 

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sekitar 1,5 hektare lahan dilaporkan terdampak kebakaran.

 

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan memerlukan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

 

Musim Kemarau Tingkatkan Risiko Karhutla

 

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan akan meningkatnya risiko kebakaran selama musim kemarau. Kondisi vegetasi yang kering dan hembusan angin kencang membuat api lebih mudah muncul dan cepat menyebar.

 

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar, karena dapat memicu kebakaran yang lebih besar dan sulit dikendalikan. (*)

Zatera News