Di Tengah Pusaran Polemik, Tokoh Agama Minta Bupati Gowa Tetap Kendalikan Pemerintahan

POLITIK 08 Jul 2026 14:29 2 min read 243 views By Fandy

Share berita ini

Di Tengah Pusaran Polemik, Tokoh Agama Minta Bupati Gowa Tetap Kendalikan Pemerintahan
KH Abu Bakar Paka secara tegas mengingatkan agar Bupati Gowa tetap menjalankan amanah rakyat dan memastikan seluruh perangkat daerah tetap bekerja sebagaimana mestinya.

GOWA, ZATERANEWS.COM — Sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Gowa meminta Bupati Gowa Siti Husniah Talenrang tetap menjalankan roda pemerintahan dan tidak terpengaruh oleh dinamika politik maupun proses hukum yang tengah berkembang.

 

Pesan tersebut disampaikan saat rombongan tokoh yang dipimpin Ketua MUI Kabupaten Gowa, KH Abu Bakar Paka, mendatangi Rumah Jabatan Bupati Gowa, Selasa (7/7/2026). Pertemuan itu menjadi penegasan bahwa pelayanan publik dan agenda pembangunan tidak boleh terhenti di tengah berbagai polemik yang terjadi.

 

KH Abu Bakar Paka secara tegas mengingatkan agar Bupati Gowa tetap menjalankan amanah rakyat dan memastikan seluruh perangkat daerah tetap bekerja sebagaimana mestinya.

 

“Bupati Gowa jangan mau meninggalkan jabatan. Tetap jalankan fungsi sebagai bupati, dan seluruh SKPD juga harus tetap menjalankan tugasnya. Jalankan roda pemerintahan, namun tetap menghargai proses hukum. Jangan sampai tenggelam dalam gelombang isu-isu yang memecah belah,” tegasnya.

 

Menurutnya, stabilitas pemerintahan dan persatuan masyarakat harus menjadi prioritas agar berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa gangguan.

 

Menanggapi dukungan tersebut, Bupati Gowa Siti Husniah Talenrang menyampaikan apresiasi atas perhatian para tokoh agama dan masyarakat yang datang memberikan dukungan moral.

 

Husniah menegaskan dirinya tetap berkomitmen menuntaskan program pembangunan yang telah direncanakan serta memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama pemerintahan.

 

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah masyarakat.

 

“Jangan pernah mau terpecah belah oleh isu-isu yang dibuat untuk kepentingan kelompok tertentu. Mari bersama menjaga kondusivitas daerah dan terus membangun Gowa,” ujarnya. (***)

Zatera News