Dikukuhkan Jelang 17 Agustus, Paskibraka Bone Diingatkan Tak Hanya Hebat di Lapangan Upacara

BONE 15 Aug 2026 21:53 3 min read 60 views By Yusnadi

Share berita ini

Dikukuhkan Jelang 17 Agustus, Paskibraka Bone Diingatkan Tak Hanya Hebat di Lapangan Upacara
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman: Tugas Paskibraka tidak berhenti saat Sang Merah Putih berkibar di Lapangan Merdeka pada 17 Agustus mendatang. Mereka diminta membawa semangat disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.

BONE, ZATERANEWS.COM – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, puluhan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bone Tahun 2026 resmi dikukuhkan di Gedung PKK Bone, Sabtu (15/8/2026).

 

Namun bagi Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, tugas Paskibraka tidak berhenti saat Sang Merah Putih berkibar di Lapangan Merdeka pada 17 Agustus mendatang. Mereka diminta membawa semangat disiplin, tanggung jawab, dan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Menjadi Paskibraka bukan sekadar mampu baris-berbaris atau menjalankan tata upacara. Ini adalah proses pembentukan karakter. Kalian telah belajar disiplin, kerja sama, kesabaran, ketekunan, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri,” kata Andi Asman dalam sambutannya.

 

Pengukuhan tersebut menjadi puncak dari rangkaian seleksi dan pelatihan yang telah dijalani para putra-putri terbaik Bone selama beberapa bulan terakhir. Prosesi diawali dengan pengucapan Ikrar Putra Indonesia yang menegaskan komitmen peserta terhadap Pancasila, UUD 1945, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Ikrar dipimpin Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bone, Drs. A. Gunadil Ukra, M.M., yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia.

 

Menurut Gunadil, pengukuhan bukan sekadar seremoni menjelang pengibaran bendera, tetapi menjadi penegasan bahwa para peserta siap memikul tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

 

“Pengukuhan ini bermakna bahwa para peserta latihan dengan ikhlas berani bertanggung jawab untuk diukur oleh masyarakat tentang ketinggian martabatnya sebagai manusia, bangsa Indonesia, dan warga negara Republik Indonesia,” ujarnya.

 

Usai pembacaan naskah pengukuhan, Bupati Bone secara simbolis memasang sabuk kendit dan ovalet kepada pemimpin Paskibraka sebagai tanda resmi dimulainya tugas mereka.

 

Dalam kesempatan itu, Andi Asman mengingatkan para anggota Paskibraka agar tidak menjadikan pengalaman ini sebagai pencapaian sesaat. Ia meminta nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan terus diterapkan setelah tugas pengibaran bendera selesai.

 

“Ketika kembali ke sekolah jadilah pelajar yang lebih disiplin. Ketika di tengah keluarga jadilah anak yang lebih bertanggung jawab. Ketika di tengah masyarakat jadilah generasi yang santun, peduli, dan mampu memberi manfaat,” pesannya.

 

Menurutnya, pengalaman sebagai Paskibraka merupakan bekal penting untuk melahirkan pemimpin masa depan yang memiliki integritas, keberanian, dan keteladanan.

 

Bupati juga mengingatkan makna simbolis Sang Merah Putih yang akan mereka kibarkan. Warna merah mencerminkan keberanian dan semangat perjuangan, sementara putih melambangkan kesucian niat serta ketulusan pengabdian.

 

“Kibarkanlah Sang Merah Putih dengan penuh kehormatan. Laksanakan tugas dengan hati yang tulus. Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, dan Kabupaten Bone,” tegasnya.

 

Di hadapan para anggota Paskibraka, Andi Asman menyampaikan pesan khusus yang menjadi penekanan utama menjelang Hari Kemerdekaan.

 

“Kepada anak-anakku Paskibraka, saya berpesan satu hal: jaga Merah Putih. Tahun ini adalah kesempatan emas. Anggaplah tugas kalian seolah-olah sedang bertugas di Istana Negara,” ujarnya.

 

Ia meminta seluruh anggota menanamkan keyakinan bahwa mereka tidak hanya mewakili diri sendiri, tetapi membawa nama baik Kabupaten Bone saat bertugas mengibarkan bendera kebangsaan.

 

Selain kepada anggota Paskibraka, Bupati Bone juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pelatih, pendamping, panitia, jajaran TNI-Polri, serta orang tua yang telah mendukung proses pembinaan hingga tahap pengukuhan.

 

Bagi Andi Asman, keberhasilan para anggota Paskibraka mencapai tahap ini tidak lepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan keluarga yang selama ini mendampingi mereka.

 

“Jangan sampai setelah tanggal 17 Agustus berlalu, semangat dan kedisiplinan kalian ikut berakhir,” pungkasnya.

Zatera News