Dipakai Mendagri Tito, Wastra Sutra Gowa Jadi Magnet Pameran Dekranas 2026

BISNIS & KEUANGAN 13 Jul 2026 20:00 3 min read 108 views By JN

Share berita ini

Dipakai Mendagri Tito, Wastra Sutra Gowa Jadi Magnet Pameran Dekranas 2026
Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, menyebut antusiasme pengunjung terhadap produk-produk UMKM binaan Dekranasda Gowa sangat tinggi sepanjang pameran berlangsung.

MAKASSAR, ZATERANEWS.COM — Produk unggulan Kabupaten Gowa kembali mencuri perhatian pada Pameran Kriya dan Wastra Nusantara yang berlangsung di Mal Trans Studio Makassar, 8–12 Juli 2026. Tak hanya ramai dikunjungi, stand Dekranasda Gowa juga mencatatkan omzet penjualan mencapai Rp45 juta selama lima hari pelaksanaan.

 

Capaian tersebut menjadi salah satu yang tertinggi dan melampaui ekspektasi penyelenggara. Ketua Dekranasda Kabupaten Gowa, Andi Tenri Indah Darmawangsyah, menyebut antusiasme pengunjung terhadap produk-produk UMKM binaan Dekranasda Gowa sangat tinggi sepanjang pameran berlangsung.

 

“Hasil penjualan Dekranasda Gowa selama lima hari pelaksanaan Pameran Kriya dan Wastra Nusantara dalam rangka HUT Dekranas ke-46 Tahun 2026 ini sangat luar biasa, jauh di atas ekspektasi kami,” ujarnya.

 

Menurutnya, pameran kali ini membuka peluang promosi dan pemasaran yang jauh lebih besar dibanding sejumlah pameran yang pernah diikuti sebelumnya. Berbagai produk khas Gowa berhasil menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah.

 

Produk yang paling diminati antara lain sarung sutra cura’ labba beserta turunannya seperti dress dan outer berbahan sutra, baju bodo sutra, tas rajutan, anyaman bambu, hingga berbagai aksesoris seperti boneka rajut, gelang, dan gantungan kunci.

 

“Kami berharap semakin banyak produk unggulan Kabupaten Gowa dikenal di seluruh Indonesia bahkan mampu bersaing di pasar internasional,” kata Tenri Indah.

 

Daya tarik produk Gowa semakin kuat setelah sejumlah tokoh nasional terlihat mengenakannya selama rangkaian peringatan HUT Dekranas ke-46. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa, Muh Fajaruddin, menyebut Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengenakan busana berbahan sutra Gowa saat menutup rangkaian kegiatan Dekranas 2026.

 

Selain Tito, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur Arumi Bachsin juga tampil mengenakan Baju Bodo khas Gowa, sementara Wakil Ketua Dekranas menggunakan sarung sutra binaan Dekranasda Gowa.

 

“Terima kasih Pak Mendagri memakai baju dari sutra Gowa. Terima kasih juga Ibu Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur memakai Baju Bodo Gowa dan Ibu Wakil Ketua Dekranas memakai sarung sutra binaan Dekranasda Gowa,” ujar Fajaruddin.

 

Saat menutup rangkaian kegiatan HUT Dekranas ke-46 di Trans Studio Mall Makassar, Minggu (12/7), Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa sektor kerajinan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar bagi Indonesia.

 

Menurut Tito, keberagaman budaya dan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia menjadi keunggulan yang sulit ditandingi negara lain dalam industri kerajinan.

 

“Indonesia adalah negara dengan kerajinan tangan paling beragam di dunia. Setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing karena kita memiliki begitu banyak suku, budaya, dan sumber daya alam yang berbeda-beda,” ujarnya.

 

Ia mendorong Dekranas dan pemerintah daerah terus meningkatkan kualitas produk, memperkuat inovasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan bahan baku lokal agar mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dan berdaya saing global.

Zatera News