Investor China Bidik Bone, Pabrik Pengolahan Kelapa Berpotensi Serap Tenaga Kerja dan Dongkrak Nilai Jual Petani

BONE 12 Aug 2026 21:38 3 min read 57 views By Yusnadi

Share berita ini

Investor China Bidik Bone, Pabrik Pengolahan Kelapa Berpotensi Serap Tenaga Kerja dan Dongkrak Nilai Jual Petani
Mr. Zhang, investor asal China, diterima langsung Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, Rabu (12/8/2026). Pertemuan itu turut dihadiri jajaran Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBUN) Provinsi Sulawesi Selatan.

BONE, ZATERANEWS.COM — Kabupaten Bone kembali dilirik investor. Kali ini, investor asal China menjajaki peluang pembangunan pabrik pengolahan kelapa yang diharapkan mampu mendorong hilirisasi sektor perkebunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

 

Penjajakan tersebut ditandai dengan kunjungan Mr. Zhang, investor asal China, yang diterima langsung Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, Rabu (12/8/2026). Pertemuan itu turut dihadiri jajaran Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHBUN) Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Rencana investasi yang dibahas berfokus pada pembangunan industri pengolahan kelapa sebagai langkah memperkuat rantai nilai komoditas perkebunan di Kabupaten Bone.

 

Bagi daerah yang memiliki potensi perkebunan cukup besar, kehadiran pabrik pengolahan dinilai dapat menjadi solusi untuk meningkatkan nilai tambah hasil produksi petani yang selama ini banyak dipasarkan dalam bentuk bahan baku.

 

Usai melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Bone, rombongan investor bersama tim Pemprov Sulsel langsung turun ke lapangan untuk melakukan survei awal di sejumlah lokasi potensial.

 

Dua wilayah yang menjadi fokus peninjauan yakni Kecamatan Amali dan Kecamatan Tellu Siattinge. Survei dilakukan untuk melihat ketersediaan bahan baku, kesiapan lahan, aksesibilitas, serta berbagai faktor pendukung lainnya yang diperlukan dalam pengembangan industri pengolahan kelapa.

 

Turut mendampingi kegiatan tersebut Prof. Dr. H. Murtir Jeddawi, S.H., S.Sos., M.Si., serta Ketua Tim Pokja Kelapa Dinas TPHBUN Provinsi Sulawesi Selatan.

 

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menyambut positif rencana investasi tersebut. Menurutnya, pembangunan industri pengolahan kelapa sejalan dengan arah pembangunan daerah yang mendorong hilirisasi komoditas unggulan agar memberikan manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat.

 

Selama ini, banyak komoditas perkebunan dijual dalam bentuk mentah sehingga nilai ekonomi yang dinikmati petani relatif terbatas. Dengan hadirnya industri pengolahan, hasil perkebunan diharapkan dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah sebelum dipasarkan.

 

Selain meningkatkan harga jual komoditas, investasi tersebut juga diproyeksikan membuka lapangan kerja baru, mendorong tumbuhnya usaha pendukung, serta memperkuat perputaran ekonomi di wilayah pedesaan.

 

“Pemerintah Kabupaten Bone tentu menyambut baik setiap peluang investasi yang dapat memberikan nilai tambah bagi komoditas unggulan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” menjadi komitmen yang ditegaskan dalam penjajakan tersebut.

 

Saat ini, rencana pembangunan pabrik masih berada pada tahap survei dan kajian awal. Berbagai aspek teknis, ketersediaan bahan baku, hingga potensi pengembangan industri akan menjadi bahan pertimbangan sebelum investasi direalisasikan.

 

Jika proyek tersebut terwujud, Bone berpeluang memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah penghasil komoditas perkebunan yang tidak hanya memasok bahan mentah, tetapi juga menjadi bagian dari rantai industri pengolahan yang menghasilkan nilai ekonomi lebih tinggi.

 

Lebih dari itu, investasi ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi tumbuhnya industri berbasis pertanian dan perkebunan di Bone yang mampu menciptakan manfaat langsung bagi petani, pelaku usaha lokal, dan masyarakat secara luas. (*)

 
 
Zatera News