Ribuan Pengelola KNMP Lulus Pelatihan, Ujian Sesungguhnya Dimulai di Kampung Nelayan
JAKARTA, ZATERANEWS.COM – Sebanyak 5.159 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) kini bersiap menghadapi tantangan yang jauh lebih besar dibanding sekadar menyelesaikan pelatihan. Setelah menuntaskan Pelatihan Manajerial SDM Pengelola KNMP yang digelar serentak di 10 lokasi di Indonesia, mereka dituntut mampu mengubah kampung nelayan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pesisir.
Pelatihan yang diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu menjadi fondasi awal dalam membangun tata kelola Kampung Nelayan Merah Putih yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menitikberatkan pada kesiapan sumber daya manusia sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat pesisir.
Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai kemampuan mulai dari kepemimpinan, pengelolaan kelembagaan, manajemen usaha, administrasi keuangan hingga sistem penjaminan mutu. Bekal tersebut diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan yang selama ini kerap menghambat pengembangan kawasan nelayan, terutama pada aspek manajemen dan pengelolaan usaha.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, menilai keberhasilan Program KNMP sangat bergantung pada kualitas pengelola di lapangan. Karena itu, penguatan kapasitas SDM menjadi salah satu investasi utama pemerintah untuk memastikan setiap kampung nelayan dapat berkembang secara mandiri dan produktif.
Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letjen TNI Tri Budi Utomo, saat menutup rangkaian pelatihan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Menurutnya, integritas, profesionalisme, dan kemampuan beradaptasi menjadi modal penting bagi para pengelola dalam menjalankan program di daerah masing-masing.
Lebih dari sekadar mengelola kawasan perikanan, para lulusan juga diharapkan mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat agar potensi ekonomi pesisir dapat berkembang lebih luas.
Kini, fokus pemerintah bergeser dari tahap pelatihan menuju implementasi. Ribuan pengelola KNMP tersebut akan menjadi ujung tombak dalam mewujudkan kampung nelayan yang tidak hanya produktif di sektor perikanan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha baru, memperkuat ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga nelayan secara berkelanjutan.
Dengan berakhirnya pelatihan, pekerjaan sesungguhnya baru dimulai. Keberhasilan Program Kampung Nelayan Merah Putih akan sangat ditentukan oleh kemampuan para pengelola menerapkan ilmu yang diperoleh untuk menghadirkan tata kelola yang modern, akuntabel, dan berpihak pada pemberdayaan masyarakat pesisir. (*)
Related Articles