Wabup Bone Tekankan Percepatan Digitalisasi untuk Dongkrak PAD dan Perkuat Transparansi

BONE 01 Jul 2026 10:30 2 min read 131 views By Yusnadi

Share berita ini

Wabup Bone Tekankan Percepatan Digitalisasi untuk Dongkrak PAD dan Perkuat Transparansi
Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa percepatan digitalisasi merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel.

BONE, ZATERANEWS.COM — Wakil Bupati Bone, H. Andi Akmal Pasluddin, memimpin High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan Monitoring dan Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Triwulan II Tahun 2026 di Aula Lateya Riduni, Kompleks Rumah Jabatan Bupati Bone, Jalan Petta Ponggawae, Selasa (30/6/2026).

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Hj. Andi Tenriawaru, para Asisten Sekretariat Daerah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah undangan lainnya.

 

Pertemuan strategis ini menjadi momentum evaluasi terhadap implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah sekaligus mengkaji perkembangan realisasi PAD hingga triwulan kedua tahun anggaran 2026.

 

Dalam arahannya, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa percepatan digitalisasi merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel. Selain meningkatkan kualitas pelayanan publik, digitalisasi juga dinilai mampu mengoptimalkan penerimaan daerah melalui sistem pembayaran yang lebih modern, aman, dan efisien.

 

Menurut Andi Akmal Pasluddin, transformasi digital tidak hanya sebatas pemanfaatan teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan budaya kerja birokrasi yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang lebih cepat serta berkualitas.

 

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta memperkuat sinergi dan terus berinovasi dalam mendukung implementasi program TP2DD di Kabupaten Bone.

 

“Saya berharap seluruh OPD memiliki komitmen yang sama dalam mempercepat digitalisasi sekaligus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah. Setiap peluang penerimaan harus dikelola secara maksimal melalui sistem digital yang terintegrasi sehingga lebih efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Andi Akmal.

 

Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat antarperangkat daerah, target PAD Kabupaten Bone tahun 2026 tidak hanya dapat dicapai, tetapi berpotensi melampaui target yang telah ditetapkan.

 

“Dengan kolaborasi yang kuat, saya optimistis target PAD tahun 2026 dapat kita capai, bahkan kita lampaui demi mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bone,” lanjutnya.

 

Selain membahas perkembangan program TP2DD, rapat juga mengevaluasi capaian PAD dari berbagai sektor, termasuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi serta peluang peningkatan pendapatan daerah ke depan.

 

Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi landasan bagi seluruh OPD dalam menyusun strategi yang lebih terukur dan berkelanjutan guna mempercepat pencapaian target pendapatan daerah.

 

Melalui High Level Meeting TP2DD ini, Pemerintah Kabupaten Bone kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat transformasi digital di berbagai sektor pemerintahan. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan efektivitas pengelolaan keuangan daerah, memperbesar penerimaan PAD, serta menghadirkan manfaat pembangunan yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bone.

Zatera News